Taruhan Bola Siapakah Rekrutan AS Roma Berikutnya ?

Taruhan Bola Siapakah Rekrutan AS Roma BerikutnyaTaruhan Bola – Proyek AS Roma yang dimulai sejak investor Amerika masuk tidak berjalan sesuai harapan dua musim terakhir. Luis Enrique dengan tiki-taka ala Barcelonanya gagal. Zdenek Zeman dengan filosofi sepakbola berani mati asal menyerangnya, Zemanlandia, juga didepak di tengah musim. Musim lalu berakhir tragis, di mana AS Roma tidak berhasil lolos ke Eropa dan kalah memalukan di final Coppa Italia melawan rival utama mereka, Lazio.

Saat ini, dengan pelatih baru Rudi Garcia sebagai pemimpin, Giallorossi mesti kembali bangkit dan membangun skuad mereka agar lebih kompetitif. Saat ini keping demi keping dari puzzle skuad Roma  musim depan sudah mulai terkumpul. Mehdi Benatia dan Tin Jedvaj menjadi rekrutan baru di lini pertahanan, memperkuat kelemahan terbesar Roma musim lalu. Dan kalau isu yang terakhir saya dengar benar, Maicon dan De Sanctis juga sudah hampir sah menjadi pemain Roma, tinggal melakukan tes medis. (Maicon bahkan mendarat di Roma dengan mengenakan scarf Roma!) Lini pertahanan Roma bisa dibilang belum pernah sekuat ini sejak era Chivu-Mexes, sayangnya Marquinhos dikabarkan bakal hengkang – Taruhan Bola.

Bisa dibilang lini pertahanan Roma sudah cukup berbenah, kini, dengan isu hengkangnya De Rossi yang memang sudah jadi kekhawatiran tahunan bagi para Romanisti, beberapa pemain dikabarkan siap hijrah ke Roma. Berikut ini daftarnya.

Kevin Strootman – Taruhan Bola.

Strootman bisa dibilang nama paling tenar di daftar ini. Pemain tengah PSV ini memang dianggap salah satu pemain tengah terbaik pada generasinya. Pesonanya menarik klub-klub besar Eropa, yang paling santer diberitakan adalah Manchester United, namun rumor baru-baru ini menunjukkan bahwa pemain berusia dua puluh tiga tahun ini sudah setengah jalan menuju Roma.

Midfielder bertipe box-to-box ini akan menjadi rekrutan fantastik untuk Il Lupi. Dia akan memberikan soliditas di lini tengah yang mereka butuhkan dan memberikan gelandang tipe petarung yang sempat hilang seiring tidak konsistennya De Rossi. Dia juga bisa bermain sebagai deep-lying playmaker, posisi yang kosong di Roma sepeninggal David Pizarro – Taruhan Bola.

Panagiotis Tachtsidis sempat dianggap berpotensi untuk menjadi pemain yang dibutuhkan AS Roma, namun gagal di musim pertamanya. Setelah Zeman hengkang, dia kehilangan posisinya di tim utama Roma. Sebagai hasilnya, pemain Yunani ini dijual ke Genoa. Strootman, dengan menilik statistiknya, memang jauh lebih meyakinkan dibandingkan Tachtsidis.

Taruhan Bola – Pemain yang memulai karirnya di Sparta Rotterdam ini menunjukkan kemampuannya di PSV musim lalu, tidak kurang menjadi pemain dengan rataan tackling terbanyak di Europe League musim lalu menurut whoscored. Jika De Rossi memang harus hengkang untuk meraih prestasi yang menurut penulis layak dia dapatkan, Strootman bisa menjadi penggantinya. Sang Roy Keane Belanda, mungkin mengawali kebintangannya di Liga Serie A.

Yohan Cabaye – Taruhan Bola.

Yohan Cabaye bermain di bawah asuhan pelatih anyar Roma Rudi Garcia saat dia membawa Lille memenangkan dua gelar Ligue 1 dan Piala Prancis musim 2010-2011, bersama Hazard, Gervinho cs.  Sebelumnya, di bawah Garcia, dia menjadi playmaker dan mengalami musim terbaiknya hingga saat ini, mencetak 15 gol musim 2009-2010 dari lini tengah. Sejak tahun 2011 itulah, pemain Prancis ini telah menjadi anggota utama skuad Newcastle dan bermain dengan baik meskipun akhir-akhir ini didera cedera beruntun.

Saat dia bermain baik, pemain dua puluh tujuh tahun ini bermain sebagus pemain tengah kelas dunia lain, dengan tendangan yang keras, kontrol bola yang apik, dan visi yang bagus, Cabaye bisa bermain di level top dunia. Dia juga dikenal bagus dalam mengambil penalti, meski diragukan dia akan memiliki kesempatan dengan adanya Totti di Roma. Cabaye mencetak enam gol dan dua assist di dua puluh enam pertandingan Liga Inggris musim lalu, lumayan untuk pemain tengah seperti dia – Taruhan Bola.

Setelah hampir saja klubnya terdegradasi musim lalu, dia bisa memilih untuk hengkang dari klub Tyneside ini dan bergabung dengan pelatih lamanya. Kedua klub tidak akan bermain di level Eropa musim depan, jadi  tidak  ada masalah kehilangan kesempatan bermain di Eropa yang biasanya menghalangi seorang pemain hengkang dari klub besar, dan kesempatan untuk bermain di sebuah klub besar di Italia yang berambisi lebih besar lagi mungkin saja cukup untuk membuat pemain ini meninggalkan Inggris.

Asmir Begovic – Taruhan Bola.

Kiper merupakan posisi yang tidak pernah stabil di klub asal ibukota Italia ini. Roma beberapa musim terakhir bingung mencari kiper yang benar-benar bisa diandalkan di bawah mistar. Doni dari Brazil sempat bermain beberapa tahun, namun tidak konsisten. Ada  Lalu ada Maarten Stekelenburg, yang pindah dari Ajax pada tahun 2011, namun tidak bisa beradaptasi dengan gaya permainan di Italia. Stek di AS Roma seperti orang yang berbeda dengan Stek yang bermain membela Ajax di Eredivisie dan tim nasional Belanda.

Lalu mendadak muncullah rumor bahwa kiper timnas Bosnia Herzegovina, Asmir Begovic, berniat bergabung dengan AS Roma. Begovic telah dikenal sebagai salah satu kiper top di Liga Inggris setelah menunjukkan permainan yang baik selama beberapa musim terakhir untuk Stoke City, menyingkirkan Thomas Sorensen sebagai kiper utama – Taruhan Bola.

Dia akan menjadi pemain yang bagus untuk Giallorossi, karena tidak ada saingan lain untuk mendapatkan pemain ini, dan Stoke sendiri seperti Newcastle, tidak akan bermain di level Eropa musim depan. Roma akan menjadi anak tangga berikutnya di karir Begovic, anak tangga yang lebih tinggi, dan bila transfer ini terjadi akan benar-benar positif bagi kedua pihak.

Kevin Gameiro – Taruhan Bola.

Kevin kedua di dalam daftar ini. Musim lalu AS Roma mengalami musim yang naik turun. Di awal musim Zemanlandia menunjukkan hiburannya, pertandingan Roma selalu diwarnai hujan gol, kebanyakan dari AS Roma sendiri. Namun di putaran kedua, serigala Roma seperti kehilangan taringnya dan mengalami krisis gol.

Dengan Pablo Osvaldo tidak mampu bermain konsisten musim lalu dan malah menjadi masalah di ruang ganti, dan Mattia Destro bermain relatif tidak menonjol di musim pertamanya bersama Giallorossi, Roma benar-benar membutuhkan seorang pemain depan yang mampu mencetak gol secara konsisten, dan Gameiro lah orang yang cocok. Pemain depan ini dideskripsikan sebagai pemain yang relatif kecil (172 cm) namun memiliki kecepatan dan kemampuan dribel yang bagus untuk mengompensasi – Taruhan Bola.

Dia jarang diturunkan di PSG musim lalu, namun hebatnya pemain timnas Prancis ini masih bisa mencetak delapan gol meski hanya dimainkan sebagai starter tujuh kali. Dengan Zlatan Ibrahimovic sebagai striker utama klub Prancis ini, dan semakin santernya isu Edinson Cavani mendekat ke PSG, pemain dua puluh enam tahun ini semakin jelas akan tersisih.

Karenanya, dia bisa menemukan peran utamanya kembali di AS Roma, dan Roma bisa menemukan sosok pencetak gol yang bisa diandalkan. Win-win solution. Semoga Rudi Garcia bisa menggunakan French-connection untuk memboyongnya ke Stadio Olimpico musim depan.

Antoine Griezmann – Taruhan Bola.

Satu lagi pemain Prancis di daftar ini, dan dia merupakan salah satu yang paling berbakat. Griezmann masih berusia dua puluh dua tahun, dan dia sudah berperan besar dalam sukses Real Sociedad musim lalu di La Liga meraih posisi keempat, dan mendapatkan posisi di babak kualifikasi Liga Champions. Selama empat musim di Real Sociedad, dia bermain seratus empat puluh lima kali, mecetak tiga puluh gol, dan dua belas assist. Menunjukkan bahwa usia sekali lagi tidak berhubungan dengan kemampuan – Taruhan Bola.

Meskipun Roma tidak bermain di level Eropa musim depan, Roma tidak bisa dibantah merupakan klub yang lebih besar, dan mungkin bisa cukup menarik baginya untuk bermain di Italia. Pelatih AS Roma saat ini, Rudi Garcia, terkenal sering memasang formasi 4-3-3 di klub-klub yang dibesutnya. Erik Lamela, salah satu dari dua pemain muda Roma yang melejit namanya musim lalu – satunya lagi jelas Marquinhos – walaupun kidal, lebih sering beroperasi di sayap kanan, untuk kemudian memotong ke dalam dan melesatkan tendangan pisang khasnya dengan kaki kirinya. Sayap kiri pun kosong, dan Griezmann memang biasanya dimainkan di sisi kiri – Taruhan Bola.

Griezmann masih muda dan skillnya mumpuni, jika dia memang diboyong ke Olimpico, diharapkan dia bersama pemain-pemain muda Roma dapat menjadi pondasi Roma beberapa musim ke depan untuk meraih ambisi Il Lupi bermain di level Eropa lagi dan meraih gelar scudetto keempatnya.

Ditulis oleh Berita Utama Bola Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://beritautamabola.com/taruhan-bola-siapakah-rekrutan-as-roma-berikutnya/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.