Para Pekerja Stadion Brazil Ancam Mogok

Cicero Custodio, vice-president of the Civil Construction Workers' Union, in Manaus

Para Pekerja Stadion Brazil Ancam Mogok – Persiapan Piala Dunia Brazil seharusnya sudah selesai. Khususnya dalam soal stadion sudah siap digunakan. Tetapi, apa yang terjadi? Ada sebuah problema yang menimpa Panitia Piala Dunia Brazil 2014. Serikat Pekerja Pembangunan Stadion secara terbuka melayangkan pernyataan bahwa keamanan dalam pengerjaan ataupun di sekitar stadion haruslah ditingkatkan.

Hal tersebut dipicu oleh adanya kematian dalam areal pembanganunan stadion. Sudah dua orang yang menjadi korban ketika bekerja untuk menyiapkan stadion yang akan di pentas sepak bola paling tinggi tersebut. Kematian pertama terjadi pada bulan lalu tepatnya pada tanggal 27 November. Sedangkan kematian kedua terjadi pada hari Sabtu kemarin. Dua hal inilah yang membuat Serikat memutuskan menyatakan hal tadi.

Mereka tidak hanya melayangkan pernyataan sikap tetap juga mengancam akan mogok jika tuntutan merka tidak dipenuhi. Tuntutan mereka sebenarnya biasa dan sederhana saja yakni, keamanan di lokasi dan sekitar stadion ditingkatkan. Karena jika hal tersebut tidak ditetapkan, Serikat khawatir bahwa akan semakin banyak korban yang berjatuhan akibat tiadanya keamanan yang mumpuni sekitar areal stadion. Mereka bilang bahwa kejadian ini bisa terjadi di seluruh negeri Brazil. Makanya, kemudian mereka lebih memilih mogok daripada harus kehilangan nyawa manusia. Serikat meyakini bahwa nyawa manusia lebih berharga daripada sekadar kemudian hanya menjadi peserta Piala Dunia dengan bertindak sebagai tuan rumah alias penyelenggara.

Serikat Pekerja sangat marah atas apa yang terjadi. Mereka sangat berharap tuntutan mereka dipenuhi karena jauh dalam lubuk hati mereka, mereka juga ingin menyaksikan para jago bola sejagat bertanding di tanah kelahiran mereka dan tentu saja melihat sejarah bahwa Brazil untuk pertama kalinya mampu menjadi Juara Piala Dunia di kandang sendiri. Serikat meyakini bahwa harga untuk membuat semacam standar keamanan di areal stadion tentu lebih murah dibandingkan dengan keuntungan yang didapatkan. Pertama adalah keuntungan nyawa yang selamat. Kedua, adalah keuntungan secara pragmatis itu sendiri. Sangat banyak uang yang masuk tentu saja jika Brazil tetap mampu menggelar Piala Dunia.

“Kami sangat marah dengan apa yang terjadi. Kami sudah melayangkan surat permohonan agar jaringan keamanan ditingkatkan lagi. Hal ini penting mengingat nyawa manusia tentu lebih berharga daripada uang yang sementara. Kami mengancam akan melakukan mogok jika pekan depan permintaan kami juga dipenuhi. Walaupun dari dasar lubuk hati kami yang dalam kami sangat ingin meneruskan pekerjaan dan Piala Dunia digelar di Brazil. Tetapi, jika keadaanya masih sama begini, kami sangat dirugikan sekali. Maka, mogok massal adalah pilihan yang pas untuk saat ini. Ini akan menjadi cara kami menunjukkan bahwa kami serius. Maka, mohon segera kabulkan permohonan kami.” Kata Presiden Serikat Pekerja Cicero Custodio berkata kepada para wartawan yang hadir dalam konferensi pers mereka.