Delapan Kekalahan Bruntun Bert van Marwijk Dipecat Hamburg

Delapan Kekalahan Bruntun Bert van Marwijk Dipecat Hamburg – Kejamnya persaingan di liga top papan atas dunia membuat sejumlah pelatih rentan kehilangan posisinya sebagai pembesut tim utama. Rentetan hasil buruk yang diperoleh dapat dengan cepat membuat karirnya terancam berakhir.

Tak peduli apakah pelatih tersebut belum lama menjabat ataupun baru, hasil buruk yang terus menerus dapat menyebabkan pemecatan. Di Bundesliga, Bert van Marwijk menjadi korban terkini kekejaman Bundesliga setelah dipecat oleh Hamburg. Padahal, van Marwijk baru saja menjabat 143 hari sebagai pelatih menggantikan pelatih sementara Rodolfo Esteban Cardoso. Kekalahan atas tim promosi, Eintracht Braunschweig dengan skor 2-4 menjadi penampilan terakhir van Marwijk di Hamburg.

“Kami dipaksa pada saat ini untuk membuat keputusan yang harus disesali dan kami berterimakasih kepada Bert van Marwijk atas kerjasamanya,” ujar direktur olahraga Hamburg, Oliver Kreuzer setelah jajaran eksekutif klub bertemu pada Sabtu malam lalu. Mantan pelatih tim nasional Belanda berusia 61 tahun tersebut, yang membawa Belanda ke babak final Piala Dunia 2010 itu dipecat setelah 8 kali kekalahan beruntun yang membuat Hamburg kini berada di posisi kedua terbawah. Harian Jerman Bild, melaporkan bahwa mantan pelatih Hannover 96 Mirko Slomka merupakan pelatih terfavorit untuk menggantikan van Marwijk. Pelatih yang sempat meroket bersama Schalke 04 tersebut digadang-gadang akan menjadi figur yang ditunjuk untuk menyelamatkan Hamburg dari ancaman degradasi.

Salah satu penampilan terburuk Hamburg ada saat mereka kalah 0-5 di kandang dari Bayern Munich di perempat final DFB Pokal, dimana sebelumnya mereka telah kalah di tujuh pertandingan liga terakhir – sebuah rekor klub yang memalukan. Kini, Hamburg memiliki rekor kebobolan yang paling buruk di Bundesliga, kebobolan 51 gol hanya dalam 21 pertandingan, yang berarti lebih dari 2 gol kebobolan setiap pertandingan. Klub kebanggaan kota Hamburg tersebut kini menghadapi perjuangan berat untuk menghindari zona degradasi.

Kekalahan atas Eintracht Braunschweig mengartikan hanya empat poin yang memisahkan lima klub terbawah. Adegan-adegan kemarahan telah tampak setelah kekalahan 0-3 atas Hertha Berlin minggu lalu. Pertandingan yang berlangsung di kandang sendiri tersebut telah memicu kemarahan fans Hamburg yang mulai menyerang mobil-mobil para pemain.

Dengan pemecatan ini, van Marwijk menjadi pelatih ke-10 Hamburg hanya dalam tempo waktu 10 tahun terakhir. Sebelumnya van Marwijk ditunjuk menggantikan Thorsten Fink yang dipecat pada bulan September. Thorsten Fink sendiri hanya bertahan dari tahun 2011 hingga 2013, yang menunjukkan betapa Hamburg SV membutuhkan stabilitas demi kesuksesan di masa depan. Bukan tidak mungkin, apabila Hamburg terus melakukan pergantian pelatih mereka akan sampai di era kemunduran. Degradasi ke 2.Bundesliga dapat menjadi awal kemunduran klub, selama mereka gagal menggaet figur yang tepat untuk kembali mendongkrak prestasi mereka, yang dulu sampai kepada ajang Eropa.